Ormas Jarum Angkat Suara, Abah Rus Dorong Lebak Perkuat Benteng Perlindungan Anak

LEBAK, PILAR BANTEN NEWS — Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Jaringan Relawan Untuk Masyarakat (Ormas Jarum), Abah Rus, menyuarakan keprihatinan atas masih adanya kasus kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan seksual terhadap anak di Kabupaten Lebak.Pernyataan tersebut disampaikan Abah Rus pada Minggu (9/8/2026).
Ia menegaskan, keselamatan anak harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh hanya mengandalkan peran pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Menurutnya, anak merupakan bagian penting dari masa depan bangsa sehingga membutuhkan perlindungan maksimal dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.
Abah Rus mendesak aparat penegak hukum menindak tegas setiap pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Lebak memperkuat sistem perlindungan anak hingga tingkat desa.

“Kami di Ormas Jarum tidak akan tinggal diam melihat keselamatan anak-anak kita terancam. Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, aparat, keluarga maupun masyarakat,” tegas Abah Rus.
Selain penegakan hukum, Ormas Jarum mendorong penguatan pengawasan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi pergaulan anak, sementara tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan diharapkan turut menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan yang sama, Abah Rus juga menyampaikan sikap Ormas Jarum terhadap isu LGBT yang menjadi perhatian sebagian masyarakat Lebak. Ia meminta pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjaga nilai agama, norma sosial, serta budaya lokal dengan tetap mengedepankan pendekatan hukum dan tidak melakukan tindakan kekerasan maupun diskriminasi terhadap individu.
Ormas Jarum mengajak para ulama, kiai, guru mengaji, pendidik, dan orang tua memperkuat pendidikan karakter, moral, serta pembinaan generasi muda.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga anak-anak dan generasi muda dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, serta pengaruh yang dinilai tidak sesuai dengan nilai yang dianut masyarakat, dengan tetap menghormati hukum dan kemanusiaan,” ujarnya.
Abah Rus menegaskan Ormas Jarum siap membangun sinergi dengan TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Lebak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat langkah preventif dan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Ia berharap seluruh pihak tidak hanya bereaksi ketika kasus terjadi, tetapi juga membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan hingga tingkat keluarga dan desa.tutupnya
Reporter: Apip Rohman
PILAR BANTEN NEWS



