Aksi Dugaan Percobaan Pencurian Terekam CCTV di Sepatan Timur, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Kabupaten Tangerang | PILARBANTENNEWS – Aksi dugaan percobaan pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) di sebuah rumah yang juga digunakan sebagai toko sembako di Jalan Masudi, Desa Kedaung Barat (Dumprit), Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 02.40 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV milik pemilik rumah, seorang pria terlihat diduga berusaha memasuki area rumah dengan cara membobol pagar. Namun, upaya tersebut diduga gagal karena pelaku tidak berhasil membuka gembok pagar yang terpasang pada bagian luar maupun bagian dalam.
Baca juga : Poldasu Siap Kawal Pendistribusian BBM, Setidaknya 786 Personel Poldasu Dikerahkan Amankan Distribusi BBM
Pemilik rumah sekaligus pemilik toko sembako, AD (30), mengatakan sistem pengamanan berupa gembok ganda diduga menjadi faktor yang menggagalkan aksi pelaku.
“Pelaku terlihat beberapa kali berusaha membuka pagar, namun tidak berhasil karena pagar menggunakan pengamanan ganda. Setelah beberapa saat, pelaku akhirnya meninggalkan lokasi tanpa sempat masuk ke dalam rumah,” ujar AD kepada PILARBANTENNEWS.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada barang yang hilang maupun kerugian materiil. Meski demikian, kejadian itu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, terutama pada malam hingga dini hari.
AD mengimbau masyarakat agar memperkuat sistem keamanan rumah, seperti memasang kamera pengawas (CCTV), menggunakan pengamanan ganda pada pintu atau pagar, serta memastikan seluruh akses masuk telah terkunci sebelum beristirahat.
Selain itu, warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan intensitas patroli malam di kawasan permukiman yang dinilai rawan tindak kriminal. Masyarakat juga mendorong agar kegiatan ronda malam atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kembali diaktifkan sebagai upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. (Dino)
Baca juga : Buron Sejak 2024 Akhirnya Tertangkap, Polisi Ungkap Rentetan Kasus Curanmor di Wilayah Benda

